pernah terilntas gak sih bun dulu pasti ribet deh klo menikah. dari kebebasan kita yang terenggut. kita musti resign dari tempat kita kerja dulu karena diharuskan ikut suami.paling berat nih harus pindah domisili dan ikut mertua. semua bakal ngerasain canggung kan?. mau ngapa-ngapain sungkan. duhh ribetkan...? meski si Ibu mertua baik gak nglarang ini itu, tetap saja berada di tempat baru kita berasa seorang diri karena hanya sang suami sajalah yang kita kenal.
bagi pasangan yang baru menikah, terutama bagi cewek nih pasti banyak yang ngalamin kaya yang tadi saya omonginkan? nah ini ada bebarapa yang musti kalian siapin nih bagi para calon mantu ataupun mantu baru, terutama mental. karena jadi menantu baru itu pasti banyak menguras pikiran banget. lama-lama jadi stress malah, kaya aku๐(curcol bukkk).
1. diskusi dengan suami
sebelum menikah, alangkah baiknya diskusikan dulu dengan calon suami. terutama perihal domisili. alangkah baiknya kalau sudah punya rumah sendiri. kalau keputusannya ngontrak ataupun rumah sendiri itu tidak masalah,. nah jikalau masih ikut mertua nih, mungkin bukan dikarenakan massalah ekonomi tapi karena sang ibu mertua yang sakit-sakitan di tambah sang suami adalah anak satu-satunya, kita musti ngalah. yah itung-itung bentuk bakti kepada orang tua ya kan? bagaimanapun orangtua suami kita juga orangtua kita. anggap aja seperti ibu kandung sendiri.
2. adaptasi
berada di lingkungan baru, suasanan baru,dan tempat yang baru membuat kita merasa banyak pasang mata yang mengawasi. berasa kaya artis dadakan aja kan? nah meski gitu kita jangan malah tebar pesona๐, karena saat-saat seperti ini saat gencar-gencarnya orang ngomongin kita. sekali kita dianggap negatif sepenjuru kampung bakal tahu dan bakal itu yang akan menjadi label kita. nah saat-saat seperti ini sebaiknya kita praktikkan pelajaran dari bapak inu kita tentang tata trama, sopan santun dan andhap ashor. sebisa mungkin tutur kata di jaga. karena perkara apapun akan menjadi besar karena perkataan yang banyak ikut andil.
3. menyibukkan diri
bagi teman-teman yang diharuskan ikut suami dan terpaksa jadi pengangguran (kaya saya), sebaiknya kita mencari kesibukan, mungkin dengan mencoba usaha online atau ofline. bisa juga mencari pekerjaan sesuai bidangnya, itupun kalau suami mengijinkan. bisa juga dengan bereksperimen di dapur, menjahit dan pekerjaan lainnya. karena kalau kitan ngganggur cin gak enak banget kan? klo di rumah sendiri mah gak papa. nah kalau ikut mertua? nanti dikira pemalas kan?
yah masih banyak lagi sih sebenarnya yang belum saya tulis, tapi ini semua hanya dari pemikirian saya saja. kalaupun ada yang tidak sesuai mohon koreksinya yah teman...
apapun masalah rumah tangga teman-teman sebaiknya bicarakan dengan suami... itu aja gaess.... thank youuu..๐๐